<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Menteri Hukum - Deltanusantara.com</title>
	<atom:link href="https://deltanusantara.com/tag/menteri-hukum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://deltanusantara.com/tag/menteri-hukum/</link>
	<description>Portal Berita Nasional</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Feb 2026 06:05:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://deltanusantara.com/wp-content/uploads/2026/08/cropped-20260810_145308-32x32.png</url>
	<title>Menteri Hukum - Deltanusantara.com</title>
	<link>https://deltanusantara.com/tag/menteri-hukum/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menteri Hukum: Indonesia Membutuhkan Undang-Undang Grasi, Amnesti, Abolisi dan Rehabilitasi</title>
		<link>https://deltanusantara.com/menteri-hukum-indonesia-membutuhkan-undang-undang-grasi-amnesti-abolisi-dan-rehabilitasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Dec 2024 00:33:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Abolisi dan Rehabilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[Akhir tahun 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Amnesti]]></category>
		<category><![CDATA[Asta Cita]]></category>
		<category><![CDATA[Grasi]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Peraturan Perundang-undangan]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://deltanusantara.com/?p=3662</guid>

					<description><![CDATA[<p>Deltanusantara.com &#8211; Dalam Refleksi akhir tahun 2024 Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan (DJPP). Menteri Hukum  menyampaikan Indonesia memerlukan Undang-Undang (UU) tentang Grasi, Amnesti, Abolisi dan...</p>
<p>Artikel <a href="https://deltanusantara.com/menteri-hukum-indonesia-membutuhkan-undang-undang-grasi-amnesti-abolisi-dan-rehabilitasi/">Menteri Hukum: Indonesia Membutuhkan Undang-Undang Grasi, Amnesti, Abolisi dan Rehabilitasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://deltanusantara.com">Deltanusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Deltanusantara.com</strong> &#8211; Dalam Refleksi akhir tahun 2024 Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan (DJPP). Menteri Hukum  menyampaikan Indonesia memerlukan Undang-Undang (UU) tentang Grasi, Amnesti, Abolisi dan Rehabilitasi.</p>
<p>Supratman Andi Agtas menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menyarankan agar selektif memberikan amnesti untuk kasus-kasus tertentu setiap tahunnya. Kamis 19 Desember 2024.</p>
<p>&#8220;Momentumnya (memiliki UU tentang grasi, amnesti, abolisi dan rehabilitasi) pas untuk kita lakukan.</p>
<p>Presiden memberikan saran agar mungkin setiap tahun dengan selektif akan memberikan amnesti untuk kasus-kasus tertentu,&#8221; ujar Supratman dilansir dari CNN</p>
<p>Ia menjelaskan dalam tahun-tahun mendatang Indonesia akan memiliki sejumlah agenda strategis di bidang peraturan perundang-undangan.</p>
<p>Dirinya meminta jajaran DJPP untuk mengantisipasi isu-isu aktual, termasuk mengenai grasi, amnesti, abolisi serta rehabilitasi.</p>
<p>Supratman sendiri merupakan mantan Ketua Badan Legislasi DPR RI.</p>
<p>Ia meminta DJPP untuk mulai menyiapkan Undang-undang yang terkait dengan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah.</p>
<p>Lebih lanjut, Ia mengatakan pembentukan UU tersebut telah menjadi kesepakatan pemerintah dengan DPR RI.</p>
<p>&#8220;Sudah sepakat bersama DPR bahwa UU tentang Pemilu dan Pemilukada akan diinisiasi oleh DPR.</p>
<p>Sedangkan UU tentang Partai Politik diinisiasi oleh pemerintah. Perlu dipersiapkan dari sekarang,&#8221; ucap dia.</p>
<p>Supratman juga mengingatkan jajaran DJPP untuk menguatkan fungsi harmonisasi peraturan perundang-undangan.</p>
<p>Pembentukan peraturan perundang-undangan tidak bertentangan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang dan Asta Cita Presiden Prabowo,&#8221;tuturnya.</p>
<p>&#8220;Perlu penguatan harmonisasi seluruh peraturan perundang-undangan sehingga kita bisa mengatasi over regulasi di berbagai sektor.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kemudian mengurangi peraturan perundang-undangan yang tumpang tindih, konflik norma hukum, atau konflik kewenangan pada masing-masing kementerian/lembaga dan pemerintah daerah,&#8221;tandasnya.***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Simak terus berita terbaru di https://www.deltanusantara.com</p>
<p>Artikel <a href="https://deltanusantara.com/menteri-hukum-indonesia-membutuhkan-undang-undang-grasi-amnesti-abolisi-dan-rehabilitasi/">Menteri Hukum: Indonesia Membutuhkan Undang-Undang Grasi, Amnesti, Abolisi dan Rehabilitasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://deltanusantara.com">Deltanusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
