<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Terobos Lampu Merah - Deltanusantara.com</title>
	<atom:link href="https://deltanusantara.com/tag/terobos-lampu-merah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://deltanusantara.com/tag/terobos-lampu-merah/</link>
	<description>Portal Berita Nasional</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Jul 2026 01:09:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://deltanusantara.com/wp-content/uploads/2026/08/cropped-20260810_145308-32x32.png</url>
	<title>Terobos Lampu Merah - Deltanusantara.com</title>
	<link>https://deltanusantara.com/tag/terobos-lampu-merah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Viral Anggota Polri Pengemudi Alphard Bersujud dan Push-up Minta Maaf ke Satpam Bundaran HI, Akui Bersikap Arogan</title>
		<link>https://deltanusantara.com/viral-anggota-polri-pengemudi-alphard-bersujud-dan-push-up-minta-maaf-ke-satpam-bundaran-hi-akui-bersikap-arogan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 01:09:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota Polda Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Anggota Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Bundaran HI]]></category>
		<category><![CDATA[Pengemudi Alphard]]></category>
		<category><![CDATA[Permintaan maaf]]></category>
		<category><![CDATA[Terobos Lampu Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://deltanusantara.com/?p=11817</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; DN.com &#8211; Proses mediasi antara petugas keamanan (satpam) Bundaran Hotel Indonesia (HI), Fiktor Harefa (27), dengan pengemudi Toyota Alphard yang diduga melakukan intimidasi...</p>
<p>Artikel <a href="https://deltanusantara.com/viral-anggota-polri-pengemudi-alphard-bersujud-dan-push-up-minta-maaf-ke-satpam-bundaran-hi-akui-bersikap-arogan/">Viral Anggota Polri Pengemudi Alphard Bersujud dan Push-up Minta Maaf ke Satpam Bundaran HI, Akui Bersikap Arogan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://deltanusantara.com">Deltanusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>DN.com</strong> &#8211; Proses mediasi antara petugas keamanan (satpam) Bundaran Hotel Indonesia (HI), Fiktor Harefa (27), dengan pengemudi Toyota Alphard yang diduga melakukan intimidasi berakhir dengan permintaan maaf. Dikutip. Senin (27/7/2026).</p>
<p>Dalam mediasi yang berlangsung di Mapolsek Metro Menteng, Jakarta Pusat, pada  Jumat (24/7/2026), pengemudi Alphard bahkan bersujud dan melakukan push-up sebagai bentuk penyesalan.</p>
<p>Kuasa hukum Fiktor, Wiradarma Harefa, menegaskan aksi tersebut dilakukan atas kesadaran pengemudi Alphard sendiri, tanpa adanya permintaan dari kliennya.</p>
<p>&#8220;Fiktor tidak meminta itu. Namun karena pengemudi merasa dirinya bersalah, tanpa diminta dia melakukan sujud dan push-up sebagai bentuk penyesalan,&#8221; ujar Wiradarma kepada wartawan.</p>
<p>Menurutnya, pengemudi Alphard mengakui telah melakukan tindakan arogan saat perselisihan di Pos Polisi Thamrin beberapa hari sebelumnya.</p>
<p>Dalam mediasi tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Fiktor.</p>
<p>Wiradarma menjelaskan, tindakan tersebut sejalan dengan harapan Fiktor yang sebelumnya menginginkan perlakuan yang sama seperti yang dialaminya saat diminta bersujud ketika insiden terjadi.</p>
<p>&#8220;Saya maunya mereka diperlakukan seperti saya diperlakukan waktu itu,&#8221; kata Fiktor.</p>
<p>Pengemudi Alphard Ternyata Anggota Polda Jabar</p>
<p>Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengungkapkan bahwa tiga orang yang berada di dalam mobil Toyota Alphard merupakan personel Polda Jawa Barat.</p>
<p>&#8220;Iya, personel dari Polda Jawa Barat,&#8221; kata Braiel.</p>
<p>Hal itu juga dibenarkan oleh Wiradarma. Menurutnya, ketiga orang tersebut mengakui status mereka sebagai anggota Polri saat proses mediasi berlangsung.</p>
<p>Usai mediasi, ketiganya langsung diamankan oleh personel Pengamanan Internal (Paminal) Bidang Propam Polda Jawa Barat yang datang dari Bandung.</p>
<p>Mereka tidak dihadirkan di hadapan awak media karena langsung menjalani pemeriksaan internal.</p>
<p>Akui Lakukan Intimidasi</p>
<p>Dalam mediasi tersebut, pihak pengemudi juga mengakui telah bersikap arogan dan melakukan intimidasi terhadap Fiktor saat berada di Pos Polisi Thamrin.</p>
<p>Wiradarma menyebut kliennya sempat mendapat ancaman akan dipecat, ditarik kerah bajunya, hingga dipaksa melakukan push-up.</p>
<p>Pengakuan tersebut menjadi bagian dari proses klarifikasi dan pemeriksaan yang kini ditangani Propam Polda Jawa Barat.***</p>
<p>Artikel <a href="https://deltanusantara.com/viral-anggota-polri-pengemudi-alphard-bersujud-dan-push-up-minta-maaf-ke-satpam-bundaran-hi-akui-bersikap-arogan/">Viral Anggota Polri Pengemudi Alphard Bersujud dan Push-up Minta Maaf ke Satpam Bundaran HI, Akui Bersikap Arogan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://deltanusantara.com">Deltanusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
