<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Realisasi belanja - Deltanusantara.com</title>
	<atom:link href="https://deltanusantara.com/tag/realisasi-belanja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://deltanusantara.com/tag/realisasi-belanja/</link>
	<description>Portal Berita Nasional</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 May 2026 15:01:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://deltanusantara.com/wp-content/uploads/2026/08/cropped-20260810_145308-32x32.png</url>
	<title>Realisasi belanja - Deltanusantara.com</title>
	<link>https://deltanusantara.com/tag/realisasi-belanja/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Fantastis! Belanja Program MBG Capai Rp75 Triliun per April 2026</title>
		<link>https://deltanusantara.com/fantastis-belanja-program-mbg-capai-rp75-triliun-per-april-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 15:01:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Mencapai Rp75 triliun]]></category>
		<category><![CDATA[Program Makan Bergizi Gratis (MBG)]]></category>
		<category><![CDATA[Realisasi belanja]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan Publik belanja program MBG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://deltanusantara.com/?p=10917</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; DN.com &#8211; Polemik penggunaan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menjadi sorotan publik hingga akhir April 2026. Realisasi belanja Program Makan Bergizi Gratis...</p>
<p>Artikel <a href="https://deltanusantara.com/fantastis-belanja-program-mbg-capai-rp75-triliun-per-april-2026/">Fantastis! Belanja Program MBG Capai Rp75 Triliun per April 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://deltanusantara.com">Deltanusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><span style="color: #0000ff;">DN.com</span> &#8211; Polemik penggunaan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menjadi sorotan publik hingga akhir April 2026.</p>
<p>Realisasi belanja Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tercatat mencapai Rp75 triliun atau sekitar 22,4 persen dari total kebutuhan anggaran yang semula dipatok Rp335 triliun dan kini ditekan menjadi Rp268 triliun.</p>
<p>Menteri Keuangan Yudhi Sadewa Purbaya meminta masyarakat tidak terus-menerus menyalahkan program MBG. Dikutip Rabu (20/5/2026).</p>
<p>Ia menegaskan, Presiden Prabowo Subianto tengah melakukan pembenahan menyeluruh, terutama dalam aspek manajemen dan efektivitas penggunaan anggaran.</p>
<p>“Jangan terus menyalahkan MBG. Presiden sedang memperbaiki manajemen program ini dan cara belanjanya agar lebih tepat sasaran,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, pada Selasa (19/5/2026).</p>
<p>Purbaya menambahkan, pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan publik. Evaluasi terus dilakukan agar program unggulan tersebut tetap berjalan optimal sekaligus lebih efisien dalam penggunaan anggaran.</p>
<p><strong>Efisiensi Anggaran Terus Dilanjutkan</strong></p>
<p>Sebagai bagian dari langkah efisiensi nasional, pemerintah telah memangkas anggaran MBG dari Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.</p>
<p>Kementerian Keuangan juga mengisyaratkan kemungkinan adanya penghematan tambahan ke depan.</p>
<p>Meski belum merinci bentuk efisiensi lanjutan tersebut, pemerintah menilai langkah ini penting agar program tetap mampu menjangkau puluhan juta penerima manfaat tanpa membebani fiskal negara secara berlebihan.</p>
<p>Data hingga akhir April 2026 menunjukkan sebanyak 61,96 juta penerima telah merasakan manfaat program MBG yang didukung oleh 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.</p>
<p><strong>Sorotan Publik terhadap Pengadaan</strong></p>
<p>Di sisi lain, besarnya anggaran yang digelontorkan memicu kritik dari berbagai kalangan, termasuk warganet di media sosial.</p>
<p>BGN dinilai belum sepenuhnya menunjukkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan dana publik.</p>
<p>Sejumlah pengadaan menjadi perhatian, salah satunya pembelian 21.800 unit motor listrik merek Emmo dengan nilai sekitar Rp1,21 triliun. Harga per unit disebut berkisar antara Rp42 juta hingga Rp49,9 juta.</p>
<p>Awalnya, motor tersebut direncanakan untuk kepala SPPG. Namun, BGN kemudian menjelaskan bahwa kendaraan itu digunakan untuk operasional distribusi makanan, terutama di wilayah terpencil.</p>
<p>Selain itu, pengadaan alat makan dan perlengkapan dapur di ratusan lokasi SPPG juga disorot. Dari pagu Rp89,32 miliar, realisasi belanja tercatat mencapai Rp68,94 miliar.</p>
<p>Polemik juga muncul terkait pengadaan perangkat teknologi informasi. BGN membantah pembelian 32 ribu laptop dan menyatakan hanya mengadakan sekitar 5 ribu unit sepanjang 2025.</p>
<p>Namun, publik menyoroti harga tablet Samsung Galaxy Tab Active5 yang tercatat sekitar Rp17,93 juta per unit di e-katalog, dinilai lebih tinggi dari harga pasaran.</p>
<p>Tak hanya itu, penggunaan anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) serta pengadaan kaos kaki senilai Rp6,9 miliar turut menuai kritik.</p>
<p>Kontroversi lainnya terkait kebijakan pemberian insentif Rp6 juta per hari kepada SPPG yang sedang dikenai sanksi penghentian sementara.</p>
<p>Kebijakan ini memunculkan pertanyaan publik mengenai mekanisme pengawasan dan akuntabilitas anggaran.</p>
<p><strong>Dorongan Transparansi dan Pengawasan</strong></p>
<p>Pengamat kebijakan publik menilai pemerintah perlu memperkuat transparansi dan pengawasan dalam pelaksanaan program MBG agar tidak terus memicu polemik.</p>
<p>Di satu sisi, program MBG memiliki dampak sosial signifikan karena menyasar pemenuhan gizi jutaan pelajar.</p>
<p>Namun di sisi lain, besarnya anggaran yang digunakan menuntut tata kelola yang lebih akuntabel, transparan, dan efisien.***</p>
<p>Artikel <a href="https://deltanusantara.com/fantastis-belanja-program-mbg-capai-rp75-triliun-per-april-2026/">Fantastis! Belanja Program MBG Capai Rp75 Triliun per April 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://deltanusantara.com">Deltanusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
