<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ojol - Deltanusantara.com</title>
	<atom:link href="https://deltanusantara.com/tag/ojol/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://deltanusantara.com/tag/ojol/</link>
	<description>Portal Berita Nasional</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Aug 2026 10:51:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://deltanusantara.com/wp-content/uploads/2026/08/cropped-20260810_145308-32x32.png</url>
	<title>Ojol - Deltanusantara.com</title>
	<link>https://deltanusantara.com/tag/ojol/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Danantara Ungkap Alasan Ojol Enggan Beralih ke Motor Listrik</title>
		<link>https://deltanusantara.com/danantara-ungkap-alasan-ojol-enggan-beralih-ke-motor-listrik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 10:51:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[DANANTARA]]></category>
		<category><![CDATA[Motor Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Ojol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://deltanusantara.com/?p=12318</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; DN.com &#8211; Rendahnya minat pengemudi ojek online (ojol) beralih ke motor listrik masih menjadi tantangan dalam pengembangan Motor Listrik Nasional (Molinas). Selasa (25/8/2026)....</p>
<p>Artikel <a href="https://deltanusantara.com/danantara-ungkap-alasan-ojol-enggan-beralih-ke-motor-listrik/">Danantara Ungkap Alasan Ojol Enggan Beralih ke Motor Listrik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://deltanusantara.com">Deltanusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>DN.com</strong> &#8211; Rendahnya minat pengemudi ojek online (ojol) beralih ke motor listrik masih menjadi tantangan dalam pengembangan Motor Listrik Nasional (Molinas). Selasa (25/8/2026).</p>
<p>Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia menyebut persoalan teknis dan sulitnya akses pembiayaan menjadi sejumlah faktor utama yang membuat pengemudi ojol masih enggan beralih.</p>
<p>Managing Director Industrialization Danantara Indonesia Ardy Muawin mengatakan, persoalan teknis pada motor listrik, seperti tenaga yang kurang optimal saat digunakan di tanjakan dan daya baterai yang terbatas, sebelumnya menjadi salah satu kendala utama.</p>
<p>Namun, menurut Ardy, persoalan teknis tersebut kini mulai dapat diatasi oleh para produsen.</p>
<p>Tantangan lainnya berasal dari sisi pembiayaan. Berdasarkan laporan Grab, banyak mitra pengemudi mengalami kesulitan memperoleh fasilitas kredit karena terkendala verifikasi melalui BI Checking atau Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.</p>
<p>Padahal, pengemudi yang memiliki kinerja baik dan aktif bekerja setiap hari dinilai memiliki risiko kredit yang relatif rendah.</p>
<p>Danantara menilai risiko tersebut dapat ditekan melalui skema cicilan harian serta sistem penonaktifan kendaraan secara otomatis apabila terjadi tunggakan pembayaran.</p>
<p>&#8220;Credit risk-nya bisa kita turunkan, sehingga harapannya cost of money bisa rendah, sehingga kita akan men-stimulate demand dari sisi teman-teman konsumen,&#8221; ujar Ardy.</p>
<p>Persoalan semakin kompleks karena tingginya suku bunga kredit sepeda motor. Saat ini, bunga kredit sepeda motor disebut dapat mencapai 30 hingga 40 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan kredit mobil yang berada di kisaran 12 persen.</p>
<p>Beban konsumen juga semakin besar karena sejumlah diler cenderung memprioritaskan penjualan melalui skema kredit untuk mengejar bonus penjualan.</p>
<p>Untuk mengatasi persoalan tersebut, Danantara menggandeng Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk menyusun skema pembiayaan baru.</p>
<p>Langkah ini diharapkan dapat membuat harga dan cicilan motor listrik lebih terjangkau bagi masyarakat, khususnya para pengemudi ojol.</p>
<p>Di sisi lain, penggunaan motor listrik dinilai justru dapat memberikan keuntungan bagi pengemudi ojol.</p>
<p>Berdasarkan riset Danantara, penggunaan motor listrik berpotensi memangkas biaya operasional harian sekitar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu dibandingkan motor berbahan bakar bensin.</p>
<p>Jika dihitung selama 25 hari kerja, penghematan tersebut dapat mencapai sekitar Rp500 ribu per bulan.<br />
&#8220;That&#8217;s a lot of money buat teman-teman itu,&#8221; kata Ardy.***</p>
<p>Artikel <a href="https://deltanusantara.com/danantara-ungkap-alasan-ojol-enggan-beralih-ke-motor-listrik/">Danantara Ungkap Alasan Ojol Enggan Beralih ke Motor Listrik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://deltanusantara.com">Deltanusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
