<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>masyarakat berpenghasilan rendah - Deltanusantara.com</title>
	<atom:link href="https://deltanusantara.com/tag/masyarakat-berpenghasilan-rendah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://deltanusantara.com/tag/masyarakat-berpenghasilan-rendah/</link>
	<description>Portal Berita Nasional</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Apr 2026 11:21:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://deltanusantara.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-cropped-cropped-BackgroundEraser_20260103_122619030-e1767693348839-32x32.png</url>
	<title>masyarakat berpenghasilan rendah - Deltanusantara.com</title>
	<link>https://deltanusantara.com/tag/masyarakat-berpenghasilan-rendah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Apartemen Subsidi di Bekasi, Cicilan Mulai Rp1 Jutaan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah</title>
		<link>https://deltanusantara.com/apartemen-subsidi-di-bekasi-cicilan-mulai-rp1-jutaan-untuk-masyarakat-berpenghasilan-rendah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 11:21:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Apartemen Subsidi di Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Cicilan Mulai Rp1 Jutaan]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat berpenghasilan rendah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://deltanusantara.com/?p=10274</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; DN.com &#8211; Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menghadirkan solusi hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang selama ini kesulitan memiliki tempat tinggal...</p>
<p>Artikel <a href="https://deltanusantara.com/apartemen-subsidi-di-bekasi-cicilan-mulai-rp1-jutaan-untuk-masyarakat-berpenghasilan-rendah/">Apartemen Subsidi di Bekasi, Cicilan Mulai Rp1 Jutaan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://deltanusantara.com">Deltanusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>DN.com</strong> &#8211; Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menghadirkan solusi hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang selama ini kesulitan memiliki tempat tinggal layak bagi warga Bekasi dan sekitarnya.</p>
<p>Melalui skema baru, masyarakat kini berpeluang memiliki apartemen dengan cicilan mulai Rp1 jutaan per bulan. Kamis (2/4/2026).</p>
<p>Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang dipimpin oleh Maruarar Sirait.</p>
<p>Proyek Apartemen Meikarta yang sebelumnya mengalami berbagai kendala kini ditransformasi menjadi hunian vertikal bersubsidi.</p>
<p>Pemerintah mengambil langkah strategis dengan fokus pada penyelesaian hak konsumen sekaligus pengembangan hunian terjangkau.</p>
<p>Sebagian lahan seluas sekitar 10 hingga 20 hektare di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, akan dimanfaatkan untuk pembangunan apartemen subsidi.</p>
<p>Program ini menyasar MBR, termasuk para buruh di kawasan industri Bekasi.</p>
<p>Dedi Mulyadi juga menyoroti pentingnya perubahan istilah “rumah susun” menjadi “apartemen” guna meningkatkan kepercayaan diri masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, istilah apartemen selama ini identik dengan kalangan berpenghasilan tinggi.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan bahwa perubahan istilah merupakan bagian dari konsep baru yang diusung pemerintah, khususnya untuk proyek di Meikarta dan wilayah Jawa Barat.</p>
<p>Selain itu, pemerintah juga menyiapkan skema pembiayaan yang lebih ringan.</p>
<p>Masa cicilan yang sebelumnya maksimal 20 tahun diperpanjang hingga 30 tahun, sehingga beban pembayaran menjadi lebih terjangkau.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa program ini bertujuan mengubah stigma bahwa apartemen hanya untuk masyarakat dengan penghasilan di atas Rp10 juta.</p>
<p>Ia berharap masyarakat dengan penghasilan setara UMK di Bekasi dan Karawang juga dapat memiliki hunian vertikal.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, mengungkapkan bahwa kebijakan baru ini memungkinkan masyarakat dengan penghasilan setara UMP untuk memiliki apartemen bersubsidi.***</p>
<p>Artikel <a href="https://deltanusantara.com/apartemen-subsidi-di-bekasi-cicilan-mulai-rp1-jutaan-untuk-masyarakat-berpenghasilan-rendah/">Apartemen Subsidi di Bekasi, Cicilan Mulai Rp1 Jutaan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://deltanusantara.com">Deltanusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendagri Keluarkan Perintah Terbaru Untuk Kepala Daerah Se-Indonesia, Batas Waktunya Paling Lambat 31 Januari 2025</title>
		<link>https://deltanusantara.com/mendagri-keluarkan-perintah-terbaru-untuk-kepala-daerah-se-indonesia-batas-waktunya-paling-lambat-31-januari-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jan 2025 14:38:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[akhir Januari 2025]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat berpenghasilan rendah]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Dalam Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[penghapusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[peraturan kepala daerah]]></category>
		<category><![CDATA[percepatan layanan Persetujuan Bangunan Gedung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://deltanusantara.com/?p=4211</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; &#160; Deltanusantara.com &#8211; Pemerintah menerapkan kebijakan penghapusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta percepatan layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Menteri...</p>
<p>Artikel <a href="https://deltanusantara.com/mendagri-keluarkan-perintah-terbaru-untuk-kepala-daerah-se-indonesia-batas-waktunya-paling-lambat-31-januari-2025/">Mendagri Keluarkan Perintah Terbaru Untuk Kepala Daerah Se-Indonesia, Batas Waktunya Paling Lambat 31 Januari 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://deltanusantara.com">Deltanusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Deltanusantara.com</strong> &#8211; Pemerintah menerapkan kebijakan penghapusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta percepatan layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).</p>
<p>Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan komitmen pemerintah untuk memberlakukan kebijakan tersebut di seluruh Indonesia.</p>
<p>Ia pun memerintahkan seluruh kabupaten dan kota untuk menerbitkan peraturan kepala daerah (perkada) terkait kebijakan tersebut paling lambat akhir Januari 2025.</p>
<p>Hal tersebut ia sampaikan saat Peresmian Layanan PBG 10 Jam Selesai dan Penyerahan Sertifikat kepada Penerima Layanan PBG di Tangerang Live Room, Kota Tangerang, Banten.</p>
<p>“Pada pertemuan melalui Zoom, saya sudah meminta setiap daerah, khususnya kabupaten/kota, untuk membuat perkada untuk masyarakat berpenghasilan rendah, serta percepatan 45 hari menjadi 10 hari,” ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Tito menekankan bahwa program ini hanya berlaku bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang memenuhi kriteria tertentu.</p>
<p>Menurutnya, ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memiliki hunian layak sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia.</p>
<p>Di sisi lain, Tito juga memastikan penghapusan BPHTB dan percepatan layanan PBG tidak akan berdampak signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD).</p>
<p>Sementara itu, Tito mengapresiasi Kota Tangerang atas inovasi memangkas waktu layanan PBG hanya 10 jam.</p>
<p>Dia juga memuji langkah 89 daerah yang telah lebih dulu menerbitkan perkada terkait kebijakan ini.</p>
<p>Tito mengatakan dengan kebijakan ini rakyat dapat memiliki tempat tinggal layak dan tidak ada lagi yang harus tinggal di bawah jembatan atau pinggiran kali.</p>
<p>Ia berharap kebijakan tersebut bisa diterapkan secara merata di seluruh Indonesia dan meningkatkan kualitas hidup rakyat.***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Simak update artikel terbaru di Google News https://www.deltanusantara.com</p>
<p>Artikel <a href="https://deltanusantara.com/mendagri-keluarkan-perintah-terbaru-untuk-kepala-daerah-se-indonesia-batas-waktunya-paling-lambat-31-januari-2025/">Mendagri Keluarkan Perintah Terbaru Untuk Kepala Daerah Se-Indonesia, Batas Waktunya Paling Lambat 31 Januari 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://deltanusantara.com">Deltanusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
